Halo, Hello, Aloha, Konnichiwa!
Cepat sekali waktu berjalan, tidak terasa musim sudah berganti menjadi musim semi (lagi!!). Sudah berapa lama Si Jeruk ini kutinggalkan. Sebenarnya banyak yang ingin saya tulis, tapi semua hanya sampai di niat saja. Sambil menyusui bayiku, sambil memasak, sambil mengerjakan pekerjaan rumah - yaaaaaang tiaaaadaaa habisnyaaaa (*menghapus keringat*), ide-ide tulisan berjalan di kepala, tapi ya sampai disitu saja. Foto-foto terkumpul, tapi akhirnya hanya bertumpuk terbengkalai karena cerita-ceritanya sudah keburu basi, hihihi. Tapi hari ini saya ingin berceloteh.
Di cuaca yang mulai hangat ini, Kirara merayakan ulang tahun pertamanya. Bayiku itu kemarin ulang tahun!! Satu tahun koq rasanya seperti seminggu ya... Cepat sekali!!
Karena ini ulang tahun pertama, kami ingin merayakan bertiga saja. Berdoa bersama, makan bersama, merenungi peristiwa bersejarah dalam kehidupan keluarga kami setahun yang lalu. Buat saya dan suami, satu tahun menjadi orang tua benar-benar pengalaman berarti. Satu tahun melihat perkembangan bayi kami, yang bisa kami ucapkan hanya "terima kasih Tuhan!!!", sungguh, sungguh, sungguh ini semua hanyalah berkat yang luar biasa.
Hari ulang tahun pertama Kirara berarti juga memperingati pengalaman melahirkan pertama kali. Pengalaman yang tidak terlupakan dan amat membanggakan buat saya (hihihi, boleh donk ya). Kalau waktu mau melahirkan orang bilang, "Tenang saja, semua wanita mengalaminya sejak bumi ini dijadikan, jadi kamu pasti bisa", ha ha ha hahhhhh... no! no! no! Kalimat itu seolah-olah menggambarkan bayi itu cuma 'mrucut' keluar begitu saja (Tidak mengurangi terima kasih saya pada orang-orang yang mengatakannya karena beliau-beliau itu pastinya ingin memberikan semangat). Padahaaaal, bokkk... buat saya, melahirkan itu rasanya seperti.... *speechless*. Tidak terbayang oleh si jeruk ini, bisa melakukan persalinan normal, menyusui dan mengurus bayi seorang diri dari a sampai z. Kalau saja saya masih bekerja di Jakarta, mungkin saja saja ambil jalan pintas operasi? suntik anti sakit? Eh koq jadi bahas melahirkan lagi sih ya?? Masih trauma nih ye.. Anak ke-2 sih nanti-nanti dulu lah yaa... kalau saya sudah lupa sakitnya kayak gimana... Hihii (nyengir).
Tanggal 30 Maret 2011 kemarin, saya mengabiskan waktu di rumah, men-service bayiku seperti biasa, hanya saja menu rinyuushoku (makanan pendamping ASI) dibuat agak spesial. Semalam sebelumnya, waktu semua sudah tidur, saya menghias dinding apartemen dengan tulisan "Happy Birthday Kirara". Kami juga sudah menyiapkan kado ulang tahun. Oh ya ada satu hal lagi! Ulang tahun pertama berarti selesailah model rambut gondrong tak keruan bayiku itu, karena memang sesuai niat saya sejak dia lahir untuk tidak menggunting rambut sampai ulang tahun. Jadilah saya hair dresser pertama untuknya, dan dia klien pertama saya, hihihi..

Sejak Kirara mulai makan rinyuushoku, saya sudah terbiasa masak dua jenis, memisahkan masakan buat bayi dan buat orang dewasa. Makanan buat Kirara berusaha saya jaga teksturnya, keseimbangan gizinya, dan rasanya karena dia masih mengunyah dengan gusi dan juga hanya boleh makan makanan yang rasanya tipis sekali dan tidak banyak lemak. Bahkan setiap kali mau makan saya sibuk menimbang-nimbang, berapa gram sumber karbohidrat, sumber vitamin dan mineral, dan sumber protein. Ingin sekali rasanya main kira-kira, tapi saya jadi stress karena takut kurang atau kelebihan, syulit banget deh buat saya yang textbook banget ini, hu hu hu hu... semua diusahakan sesuai dengan buku pedoman, kecapean sendiri akhirnya, padahal apa betul seimbang atau tidak gizinya siapa yang tahu (hmmm... penyakit??). Apalagi bayiku punya alergi dairy product dan putih telur, jadi semua makanan harus dipikirkan untuk tidak menggunakan bahan-bahan yang mengandung alergen!! Karena dia tidak minum susu sapi, juga harus dipikirkan bahan makanan pengganti untuk mencukupi kebutuhan kalsiumnya, oh oh oh. Porsi makan Kirara saat ini setiap kali makan: 80-90 gram nasi lunak, 30-40 gram sayuran, 15-20 gram daging/ ikan atau 40 gram tahu, 20 gram buah.
Menu hari ulang tahun pertama Kirara:
(siapa tahu bisa memberikan ide untuk anak yg mempunyai alergi sejenis)
Untuk bayi:
Pagi:
- Pudding pisang dan susu kedelai (pisang, susu kedelai, dicampur sedikit hotcake mix lalu dikukus) dengan saus stroberi (stroberi yg dihaluskan dimasak dengan sedikit gula dan air)
- Susu kedelai rasa stroberi (susu kedelai campur saus stroberi)
- Agar-agar jus sayuran

jus sayuran untuk bayi, praktis tinggal pakai
Siang:
- Heart shape sasami chikin raisu/ nasi ayam saus tomat dengan mix vegetable
- Brokoli rebus
- Wortel dan daikon rebus kaldu ikan (dashi) berbentuk bunga
- Aibikinikuno hanbaagu/ hamburger steak campuran daging sapi dan babi
- Orange juice
- Buah stroberi dan pisang

Malam:
- Ohanami tedukami sushi/ Salmon sushi berbentuk bunga
- Wortel, daikon dan bayam yang direbus dengan kaldu ikan (dashi)
- Miso sup wakame dan fu
- Kue ulang tahun (saya buat kuenya dari pancake mix dan susu kedelai saja, dihias dengan whipped cream yang terbuat dari susu kedelai, stroberi, peach dan jeruk.
Orang dewasa:
Malam:
- Sushi (beli)
- Tori kara age (ayam goreng tepung)
- Shitake no osuimono (sup jamur shitake)

Suami saya memberikan kado baby walker anpanman untuk latihan berjalan, saya memberikan kado "first shoes". Kirara baru bisa berjalan sambil pegangan barang-barang disekitarnya, mungkin dalam waktu dekat dia mau jalan sendiri. Kebetulan beberapa waktu lalu saya dapat kesempatan untuk menjadi volunteer pengajar bahasa Indonesia, senang deh rasanya bisa memberi kado dari uang hasil keringat sendiri. Kado-kadonya dibeli di online shop, jadi surprise buat Kirara.


Kirara sepertinya tidak suka nori (mungkin karena baunya), jadi sushi berbentuk bunga yang sudah susah payah saya gulung dan potong-potong itu tidak sedikitpun disentuhnya dan alhasil saya masak kilat udon rebus kesukaannya yang sudah pasti dimakan. Kue ulang tahun juga cuma buah yang tidak terkena cream yang mau dimakannya, lainnya dimakan oleh....?? Saya! Hihihi, dan sisanya diacak-acak sampai hancur. Karena ini hari ulang tahunnya, dan kue itu sudah dipersembahkan untuk bayiku itu, jadi tidak apa-apalah. Lain hari sih jangan yaaa... beresinnya itu loh...., hihihi.
Wah, wah, wah, krim berceceran di atas meja,
stroberi menggelinding kemana-mana,
ini hanya bisa terjadi di hari ulang tahun ya ^_^